Kamis, 05 Januari 2012

::Air mata::

entah apa yang sedang berkecamuk dalam dada
begitu pilu, embun di mata jatuh satu satu

bentangan hati dalam cakrawala
membaca segala rasa dalam balutan bintang yang tak berbinar

paras lembut tertunduk di antara embun malam
adalah kegundahan yang merambat dalam sukma

setitik kepedihan mewarnai bening telaga
terhanyut dalam aliran sungai ke muara

isak membahana bersama reranting yang merintih
melepas segala penat di setiap relung jiwa

biarlah menjadi sebuah cerita
yang terbaca dalam guratan syair

mengisahkan sejuta rasa
menguak segala nestapa

~~ummi~~

0 komentar:

Posting Komentar