Kamis, 03 Agustus 2017

:: GEMURUH RINDU ::

gemuruh yang tanggal malam ini
adalah ritual kerinduan yang bertawaf mengelilingi sekerat hati
lalu menepi memunguti ceceran perasaan
sampai di mana kau berpaling
membelakangi denyut yang berdegup
di dadamu yang biru dan pelukmu paling syahdu
lalu hujan mengabarkan perjalanan
mengusung segala kalimat untuk mentakwilkan harapan
yang tersesat di antara gulungan kalimatmu
tak terurai seperti gemulung ombak tak habis habis
sudahi sesak yang menjadi nista
sebelum semua binasa ditelan massa
lalu kunci pintu dan jendela
agar rindu itu pulang ke tubuh jiwa
Setu, 05.06.17

Senin, 31 Juli 2017

:: DERMAGA TAK PERNAH BERPALING ::

dermaga selalu setia
tak berpaling walau cuaca
meranggas ribuan terik panas
tak ada yang terlpoi karena sepi
biar bilur menanam luka
pada setiap lintasan yang dilalui
sepoi senyap menyergap bisu luka
membeberkan seluruh perih dalam hati
dermaga masih setia
walau kenangan telah binasa
di dadamu yang laut telah kularungkan
sebait puisi untuk merituali setiap rindu yang tuli
setu,30.07.17
#pic.#asmabamesarah

Minggu, 30 Juli 2017

:: sapi karapan ::

adalah debu sebagai saksi
:sepetak tanah gersang kering
yang selalu dirindui bumi garam
menjadi jantan oleh tepuk tangan
sapi karapan
melahirkan harapan
sedikit kesombongan
dan ribuan ketenaran

:: JATUHKAN SENYUMAN DARI LANGIT ::

airmata menyaksikan perih
tergurat di pipi kiri kanannya
peristiwa yang melelehkan darah
menekan ribuan kutuk dan lukaluka
jatuhkan senyum dari langit
agar nista berganti damai cinta
wajah wajah tak berdosa menyapa
kuliti jiwa kita yang memandang nestapa
selalu anak anak menjadi korban
nafsu perang orangorang dewasa
gila ketenaran dan abai ketenangan
khianat bergolak di antara peradaban
jatuhkan senyum dari langit
agar tak sirna wajah tanpa dosa
bekasi, 29.07.17

:: APAKAH CINTA MENJADI TERLARANG ::

inilah gigil takut
menyergap seisi kalbu
di tebing harap dan pasrah
seolah senyum terpenjara di sini
seperti biru bilur
lahir di antara airmata
dan peluk ibu menjadi naif
isaknya menggema di pusar dada
suara malaikat kecil itu parau
: bu, apakah cinta sudah terlarang?
: bu, aku dahaga kedamaian
: bu, aku tak mau perang!
setu, 28.07.17

Selasa, 16 Mei 2017

:: JEMBATAN PENYEBRANGAN ::

kita tak pernah menghitung langkah
pada setiap lintasan jalanjalan
lorong lalu penyebrangan
waktu;  setia mengantar
kita tak pernah ragu
melantangkan puisipuisi
menyusun diksi di separuh nafas
lalu tawa pecah melampoi wajah kita
cibinong, 16. 05. 17

Selasa, 09 Mei 2017

:: WAJAH SUBUH ::

fajar masih menyisakan rindu
tentang wajah malam yang teduh
kokok ayam menyela tanda subuh
jingga magenta membayangi langit

entah ini subuh keberapa
mengabarkan geliat hidup
setia menyapa walau kita acuh
tak hirau adzan memanggil riuh

apakah kita masih menarik selimut
membebat tubuh dengan gumul dusta
sementara shalat pertama musti didirikan
mencakar semua kemustahilan yang dihadirkan semesta

rindu tak berpaling
resah hanya sekelebat ingin
yang lewat terkadang menjadi beku
sesal datang dikemudian ketika dzuhur datang

Oh jiwa yang tenang
air mata pembangun khusyu
ketika alif bertemu dengan lam tasjid
dan hu mengakhiri ucap dan lafadzlafaz
kecamuk mengalir mengikuti alirannya,  cahaya di jiwa

setu,  8. 05. 17

Rabu, 26 April 2017

:: Aku Ingin Ibu ::

Sesederhana apa pun seorang ibu,  Ia adalah tetap sosok yang dirindui.

"AKU INGIN IBU" gumamnya!
"Tapi kemana ibuku? 
Perang membuat aku menjadi yatim piatu! "
Bumi terbakar kesumat dendam
Langitku meleleh darah
Sungai bergolak amarah
Dan aku;
Tercerabut harapan
Kecewa
Lara
Rindu ribuan kali

Jumat, 01 November 2013

:: Isya ::

membuka tirai isya'
masih ada isak tangis
tertulis di lembar daun kamboja
setetes tinta melukis tragis

menyulam amarah dalam darah
amuk luka diantara nadi
biar semua terbalut kafan merah
terbujur kaku di pangkuan duri

额第四可测哇
30。10。13

:: Dhuha ::

pagi bergulir tanpa ragu
dalam gigih jiwa menepis belenggu

tetaplah berdiri walau rapuh menyapa
gelarlah selembar mushaf di waktu dhuha

menekuni langkah di serambi waktu
bersa'i antara fajar subuh hingga dhuha menyapa rindu...

~~ Ummi ~