Kamis, 18 Oktober 2012

::Mengikat Hatiku Pada Bumi::

Biarlah terbina pada luasa
Biarlah terjalin pada jantera
Biarlah terikat pada satu ikrar
Biarlah terkunci pada lisan dan kata

Selubung atmosfir cintamu menyelimuti hati
Adakah ini ada dalam biduk hidup
Menggaris kehidupan ini pada langit biru
Biarlah senyum ini tertambat dalam sukmamu

Kau tempatkan aku pada kemulyaanmu
Kau hadirkan aku di sisi batinmu
Menyanjungku dalam lautan kata
Memujiku pada samudra aksara
Menawan dalam segala cerita-cerita

Adakah ada kehidupan ke dua
Tertera pada lontar-lontar cinta
Menggores tinta pada kehidupan yang tak lagi maya…
~~ummi~~

::Melati di Hati::

bila kata terucap, aksara terlukis
kalimat terbaca, janji terikrar

di tengah katulistiwa cinta
beradu antara nestapa dan kebingungan

derai hujan pagi ini berkalang kabut
merajai hari yang semakin lindap di perbukitan pagi

terlintas wajah yang sayu, kuyu dan memelas
memohon permohonan sebutir kasih

meminta setetes bening embun pagi
dalam prahara hati, membias sejuta misteri kasih

jangan biarkan air matamu jatuh membasahi bumi
karena ku tak mampu mengembalikan suci air mata

biarlah pagi berbalut hujan membasahi hati
melekang angan di bawah padang hijau pagi hari

jangan biarkan dirimu berjanji pada waktu
untuk sesutu yang tak tentu, menghampiri hati nan membiru

letakkan melatih putih kasihmu di sanubariku
agar kau tetap hidup dan mengharumi persada hatiku

~~ummi~~

::Jelita hati::

menyibak kelambu jiwa
menguak tabir kelembutan

terbias cahaya terang pada satu paras cinta
merindu di setiap helaan nafas
memanggilmu di setiap denyut di jantungku

ya Nabi salam alaika
ya Rasul salam alaika
ya habib salam alaika
sholawatulloh alaika
ya habibi ya Muhammad
ya arulsal holfikoini
ya muayyad ya mumajad
ya imamal qiblataini

duhai Nabi permata hatiku
salam sejahtera bagimu

duhai Rasul, jelita hati...
salam kerinduan terdalam dari hatiku

duhai yang tercinta....
yang mengalir di setiap aliran darahku
salam kecintaan dari sanubariku.....

air mata ini mengalir jatuh satu satu...
menebar sejuta rinduku padamu

seuntai kata cinta di balik kelambu hatiku
izinkan aku tuk bertemu denganmu...

duhai Rasul kekasih Allah sejati.....
izinkan aku tertidur di maqommu

mengucap salam dihadapanmu
menyentuh pusaramu dengan jemariku

menaburkan ribuan do'a untukmu
dan ku ingin kau akui aku sebagai ummatmu

hingga nafas terakhirku
menjumpaimu dengan senyuman termanis saat ajal menjemput nyawaku....

~~ummi~~

::Hujan dalam mobil::

Ku tatap langit putih
Hujan meleleh pada dinding kaca mobil

Bening, sebutir sebutir
Jatuh satu satu

Pucuk pucuk hijau pegunungan
Anak gembala menghalau sapi sapinya

Teriakanku hilang di telan hamparan hijau persawahan
Halimun mulai turun menyelimuti lereng, lembah dan pegunungan

Hati ku mulai sunyi
Sunyiku mulai sepi

Sepiku menari di ujung hati
Bersama mentari senja ku ikuti langkah kecil ini

Mengejar bayangmu dalam nyata
Mengejar mimpimu dalam fana

Adakah pelabuhan hati terhampar pada hijau pegunungan
Adakah bersemi cinta bersama kuntum kuntum edelways

Penuh cinta…
Penuh kasih…

Dalam balutan senja
Mahameru biru

Sebening telaga cinta
Sewangi kasturi para bidadari

Pemilik keabadian cinta sejati
Dalam damai bersenandung

Di senja penuh cinta
Izinkan lissan berucap lirih

Berbisik pada kelembutan hati
“aku cinta padamu”

~~ummi~~

Jumat, 12 Oktober 2012

::Titipan bunga dari Nagari Antah Berantah::


siang menghunus pagi
sisa embun yang menetes telah mengering
berganti hangat mentari

sekuntum bunga bakung tersemat dalam rimbunan hati
terkirim dari nagari Antah Berantah di bawa seorang tabib sufi

tergolek raga ini menahan lara
tersenyum hati ini menyambut kuntum wangi bunga

lupakan segala lara di raga
tersenyumlah karena mahkota bunga ada di dasar jiwa

berilah secawan air untuk kesegarannya
dalam jelaga kehidupan yang semakin samar

bernyanyilah dalam iringan syimfoni penuh cinta
tak lagi ada keluh kesah, tetap ada, tersenyum bersama sejuta bunga.....



~~ummi~~

Selasa, 06 Maret 2012

::Sebatang Kara::

lihat tubuh renta ini
menyendiri di bawah terik sang surya

tertidur di antara debu dan pasir
melukis kehidupan di sepanjang jalan

tak perduli angin membalut kulit
tak perduli gigitan serangga ataupun kuman

milik siapakah aku, gumamnya lirih
hanya kolong langit atap rumahnya

betapapun itu, nyenyak tidur tanpa beban menggantung
nikmat....., tanpa di kejar rasa

lihat gambarmu di cakrawala
akankah ini terjadi pada senjamu??

menyendiri sendiri
tanpa hangat orang orang tercinta

bisakah apa adanya
pasrah tanpa sisa di kedalaman jiwa

menggantungkan hidup hanya kepada pencipta manusia
walau apa adanya, seperti tanpa makna

berserah pada~Nya
tanpa nyala api
tanpa jati diri
tanpa kehormatan
tanpa jabatan
tanpa nafsu
tanpa sejuta belenggu

dalam nafas,satu satu
berserah hanya pada~Mu

~~ummi~~

::Biarlah::

dalam kubangan cinta menyentuh langit~Mu
dalam ribuan aksara tak habis menguntai pemujaanku

derai air mata menuai sejuta rindu
pada ~Mu menunggu perjumpaan yang semakin memburu

rindu ini menghunus kalbu
merobek jantung hingga ke palung jiwaku

biarkan air mataku menghampar bersama sajadah cinta
dalam isak yang semakin mengisak

aku datang....., aku datang kepada~Mu ya.. Robbi...
aku datang......, aku datang kepadamu ya Rasul

izinkan aku menyentuh~Mu, dalam mushaf mushaf suci
izinkan aku mengingatkan dalam segala benak dan hati

darah ini mengalir karena cinta~Mu
jantung ini berdenyut karena segala kasih~Mu

ku tulis kerinduan ini pada bumi
namun tak cukup menepi memanggil kerindumu

pada atmosfir ku rangkai kata cinta dan pemujaanku
namun tak cukup dan belumlah lengkap kedalamanku

ajari aku mencintai~Mu duhai Tuhanku
ajari aku mencintai~Mu yaa Rasul

ajari aku mengerti segala kasih~Mu
ajari aku menyuarakan kidung kecintaan,

ajari aku mengerti sejuta keikhlasan di hati
dalam gumpalan atmosfir yang bersemayam dalam hati

mungkin aku tak perlu berteriak memecah langit
karena kelembutan~Mu, telah mengerti setiap yang terbersit dalam jiwa

pagi tanpa cahaya, penuh mendung putih di cakrawala
pagi terguyur hujan, tanpa senyum mentari

biarlah bersama tetes hujan yang menderu
ada sehampar dhuha terlantun kidung pengharapan

Allahumma inna dhuhaa dhuhauka
Wal bahaa bahaauka
......................

biarkan rindu ini menggema, walau hanya secuil melintas di cakrawala
biarkan cinta ini bergelora, walau selintas bersama gelegar badai dan guntur

cinta~Mu kepadaku, kepada setiap hamba
tak terbatas pada gambaran dunia

karena kami semua hanyalah mahluk~Mu
hamba yang lemah tak berdaya

jika tanpa kasih dan sayang~Mu
apalah diri, hanya sebutir debu yang tak berarti

dalam mushaf suci~Mu
izinkan ku menyentuh kaki~Mu

~~ummi~~

::Selembar Hati::

tertulis dalam sahifah sahifah beludru
wewangian kembang dan keharuman kasturi

melukiskan segala cita pada selembar hati
menuangkan segala rasa pada pada langit tak bertepi

malam berbisik menguntai segala kisah kisah diri
menyibak jelaga malam, membawakan kerlip bintang

kesunyian menyapa di kelembutan sukma
adakah kerinduan bergelayut hingga ke nadi jiwa?

jiwa pun bertahta pada seonggok kerinduan yang menggumpal
berkata pada sunyi dan belantara,"inilah rasa pada selembar jiwa"

biarlah tak ada kata,
biarlah tanpa suara,

biarlah menyendiri tanpa sapa,
biarlah tanpa aksara,

membawa selembar hati pada sunyi
dalam kubangan cinta penuh nestapa

~~ummi~~

::Hamparan Malam::

malam berbisik penuh keindahan
membuka tabir kejernihan

terjaga dalam pelukan
semanis madu impian

duhai cinta yang terbang di antara pucuk pucuk sunyi
berdendang bersama helai helai dedaunan mewangi

kasturi malam semerbak melumuri selimut
mengajak bercanda di tengah lengang yang terkekang

sentuh cintamu membawaku pada beludru langit
dan menidurkanku pada bianglala malam penuh warna keindahan

cerita cinta dalam keheningan
ikhlas untukmu karena~Nya

mencintaimu karena~Nya
patuh pada keleluasaan hatimu juga karena~Nya

sesempurna jiwa pemilik tahta cinta
wahai imamku, dalam hening ku katakan padamu

dalam nafasmu ada nafasku
dalam cintamu ada cintaku

dalam darahmu, mengalir kehidupanku
dalam jiwamu, ada ruhku

dalam ragamu, ada ragaku
dalam rusukmu, ada diriku

~~ummi~~

::Setitik noktah::

pagi penuh kasih
pagi penuh cinta

pagi pada selembar kain putih
ada setitik noktah merah

berbisik di sela sela hati
berteriak bersama gelegar angkasa

merembas dalam dinding dinding sukma
mewarnai sekeping hati yang perih

dalam segala amarah yang bisu
termangu dengan segala rasa, ku tak mampu

~~ummi~~

::Sayap-sayap Putih::

pagi datang membelai diri
membawa sebentang kasih

terbang bersama sayap sayap putih
melewati halimun pagi yang turun dari celah pegunungan

menjemput sebingkai hati yang lunglai
tanpa celoteh, hanya isyarat hati dan mata

ada segumpal rasa yang tak tertuang
ada segores kata yang tak temaknai

mengikuti sayap sayap putih di balik bukit
menebar benih benih bunga bersama geliat mentari pagi

terkatup rona jingga pagi
semilir bayu berbisik menyuarakan cerita di balik tenda

mengalun sebuah lagu tak berirama
dalam petikan dawai yang tak berdenting

terbanglah sukma bersama sayap putihmu
membawa sebongkah permohonan ma'af di bawah kaki langit~Mu

menyeret ribuan pengampunan untukku
dalam tangisku yang mengharu biru

jangan biarkan aku mengadu pada malam~Mu
mengisak dengan ribuan permohonan ma'af dari~Mu

masih adakah untukku
karena Kau Tuhanku

~~ummi~~

::Senja Berbalut Hujan::

rinai hujan tak lagi mau berhenti
mengguyur alam, membasahai bumiku

langit penuh awan putih, berbisik pada lembayung senja
membisu dengan seribu bahasa

tak mau tersenyum berbincang dan menyapa
sesepi perjalanan di kronologi waktuku

ku dengar sesayup sapamu memanggil di kejauhan
di antara gemuruh hujan dan tiupan angin

sapamu tenggelam bersama datangnya halimun senja
mendingin dalam kebekuan suama rona jingga

mentari senja enggan bernyanyi
rintik hujan masih saja asyik menari

sesapih harapan di tengah kubangan waktu
berharap bersama asa yang selalu timbul tenggelam

dalam gelepar sore yang menghunus jiwa
senja hampir hilang terbawa derasnya air hujan

~~ummi~~

::Akankah Indah::

bila kata terucap, aksara terlukis
kalimat terbaca, janji terikrar

di tengah katulistiwa cinta
beradu antara nestapa dan kebingungan

derai hujan di senja berkalang kabut
merajai hari yang semakin lindap di perbukitan senja

terlintas wajah yang sayu, kuyu dan memelas
memohon permohonan sebutir kasih

meminta setetes bening embun senja
dalam prahara hati, membias sejuta misteri kasih

jangan biarkan air matamu jatuh membasahi bumi
karena ku tak mampu mengembalikan suci air mata

biarlah senja berbalut hujan membasahi hati
melekang angan di bawah padang hijau senja hari

jangan biarkan dirimu berjanji pada waktu
untuk sesutu yang tak tentu, menghampiri hati nan membiru

~~ummi~~

::Tersemat cinta pada sayap putih::

tersematlah cinta di ujung nadi
di balik bukit penuh misteri

di antara tebataran bulir bulir kasih
bersama halimun yang turun di senja sepi

biarlah senja mengantar malam sepi
biarlah sepi menjadi keindahan tanpa duka yang menyeringai

biarlah kabut sutera ungu menemani secuil asa
menyibak sunyi senja ke dalam jelaga gelelapan malam

terbanglah sayap sayap putih membawa kilau mutiara senja
menidurkan jiwa pada lembah penuh cahaya biru jingga

tetaplah tenang dalam dekap putih kepak sayapnya
walau badai menghujam, beliung meraung

topan berteriak pada singgasana kehidupan
tsunami menggulung semua tatanan

tetaplah bernafas dalam sematan cinta
pada sayap putih penuh cahaya kasih~Nya

rindu berdegup pada nadi nadi lembah dan pegunungan
dalam senyumnya aku hidup, dalam ruhnya aku menjadi nyata

~~ummi~~

::Rajawali Cinta::

terbang membelah angkasa raya
bersinggasana cakrawala nan elok jelita

rajawalai cinta merenda kelopak kelopak bunga kasih
mengembara mengitari belantara dan perbukitan amor

melewati jalan setapak, menjemput sekeping hati
mengajak berdansa kala malam datang menyelam

menghiasi sunyi dengan gelembung gelembung warna warni
pada daratan cinta berbuih putih lembut menyelimuti

bisikan lembut menghampiri persada hati
mencumbui malam panjang bersama kelopak bunga putih

kau tutup tirai dengan sahifah sahifah malam
melampoi batas dan keterbatasan cinta yang tak bertepi

tiada sunyi, sirnalah segala sepi sendiri
rajawali cinta terus bernyanyi bersama petikan dawai malam

sampailah pada hamparan luas padang cinta bergelimang kasih
menabur kerlip bintang bintang kecil selaksa zamrud katulistiwa

tenggelam dalam bidikan malam mencekam
satu tangisan mengisak di kesunyian padang hari

menenggelamkan segala rasa pada pelangi malam
sebentang cinta padaku, hamba~Mu yang tak berdaya

berbisik pada murka~Mu akan segala ketakutan
bergelut antara cinta~Mu dan cintanya

karena~Mu aku ada, karena cintanya aku terlena
rajawali cinta hadiah terindah ~Mu dari surgaloka

~~ummi~~

Selasa, 28 Februari 2012

::Senandung Malam::

gemulai malam menari dalam temaram
menyapa sepi pada jelaga kegelapan yang terdiam

menyelinap kerinduan pada dinding hati
mencengkeram seluruh rasa di diri

hati bersenandung rindu menghempas sukma
berdendang mengikuti irama denyut jantung di dada

pada pucuk pucuk biru penuh cinta menggema
netra cinta berbalut selimut kasih menghantar dendang di jiwa

mengahantar molekul cinta pada sel sel darah yang mengalir
membentuk sebongkah asa yang menghujam ke seluruh nadi

biarkan rindu ini mengalir mengikuti aliran air
agar kau rasa dingin dan kesegarannya dalam sukma

biarkan cinta berhembus mengikuti hembusan sang bayu
agar sejuk kau rasa menerpa ke sekejur raga

pada dinding hati
pada dinding jiwa

pada dinding raga
pada dinding sukma

ada bara rindu menghujam
ada bara cinta bersenandung

bersama geliat malam
melukis segala keindahan

pada malam penghantar sejuta harapan

~~ummi~~

::Rasa Hati::

mayang terurai berkata pada wajah sayu
mengapa ada jelaga pada kebisuanmu?

binar mata berkaca kaca bicara pada senyum syahdu
adakah cerita pada raut wajah yang tampak lesu?

helaan nafas panjang bertanya pada sesak rasa di dada
mengapa kau simpan sejuta tanya dalam diam tak berkata?

denyut nadi nebgalir bersama aliran darah berbisik pada jiwa
bilakah kerinduan terbaca olehku pada cahaya hatimu

akan ku tuang secawan darahku untukmu yang merindu
ku alirkan darah cinta ke seluruh pembuluh rasa di dirimu

detak jantung menggema menyuarakan kidung seroja jingga
adakah selaput kasih berdetak dalam setiap langkah langkah suci

sssssttttttttttt..............
tolonglah jangan terus bertanya pada rasaku
jangan bertanya tentang kebisuanku

biarkan raut wajahku lesu, karena memendam sebongkah rindu
biarkan aku membisu, terdiam tanpa aksara dan tanpa kata

biarkan cinta ini mengalir bersama aliran darahku
menggema di setiap detak jantungku

tetap ada seroja jingga menawan sejuta cinta
dalam diam !
dalam senyum !
dalam tangis !

dalam lautan asmara
bergelimang cerita sejuta kata

~~ummi~~

::Tirai Pagi::

membuka tabir cakrawala
pada geliat pagi yang mulai menyapa

rona jingga semburat pada dinding langit
menyelusup di antara celah celah dedaunan

menyapa reranting kecil pepohonan
suara pagi memanggil kuntum kuntum bunga

bermekaran bersama lembayung pagi
membawa kesejukan cinta menerpa hati

masih malas beranjak dari tempat tidur
walau suara tirai jendela memanggil tuk di buka

sapamu lembut menyapa, selamat pagi cinta
satu kecupan lembut menghampiri kening

pangeran cintaku menyapa di kelembutan pagi
membuka tirai dan jendela kamar

dia bergumam lirih,"hmmm..., indah pagi ini".
kau raih jemariku,"bangunlah sayang, matahari telah memberi kehangatan pagi"

"jangan hiraukan pembaringan pagi mengajak bercengkrama",
senyummu mengembang bersama sinar surya pagi ini

membuka tirai pagi, penuh cinta di rekah mentari
bersama kesejukan sang bayu tanpa ilusi

~~ummi~~

::Di balik embun malam::

ada sebongkah perasaan bergelimang rasa
bersembunyi di balik tetes embun malam

tanpa cahaya bintang gemintang
tanpa senyum sinar rembulan

pada malam yang berbisik, cinta
menyuarakan sebait puisi yang terbaca di balik kelam malam

seonggok citra pesona hati yang berbinar
terbalut embun malam bersama kebisuan

melucuti hati lindap malam sunyi
menulis pada secarik kertas putih

yang terbentang pada langit putih
menuangkan segala rasa di jiwa

untukmu yang selalu ada di sukma
sekuntum cinta, secawan rindu

bersama balutan sang embun malam

~~ummi~~

::Renungan hamba malam ini::

Begitu mudahnya ya Robb,
permasalahan demi permasalahan
menyentuh kehidupan hamba

permasalahan yang berujung pada rasa
sakit fisik dan mental

adakah Engkau hilangkan perlindungan~Mu
adakah Engkau hilangkan penjagaan~Mu

Rasanya tidak............

melainkan hamba sendiri yang membuat dinding
bagi kehadiran Rahmat~Mu...
kehadiran kasih sayang~Mu...

demi Zat~Mu....
yang Maha membuka pintu ma'af dan ampunan

kiranya tiada langkah buruk hamba
yang tak Engkau hapuskan
tiada perbuatan salah hamba
yang tak Engkau ma'afkan

Engkau Maha Pengampun lagi Maha Pema'af

Wahai Pemilik Semangat
hibur hati hamba dengan jutaan harapan~Mu
yang tak pernah ingkar dan bohong

hiasi mata hamba dengan pandangan cinta
dan kasih sayang~Mu
Jauhkan hamba dari keinginan singkat dan hawa nafsu

Wahai pemilik segala kekuatan
kuatkanlah hati hamba atas siang dan malam
kehidupan yang hamba lalui

Kehendak ada Pada~Mu
juga keridloan dan ampunan
segalanya ada pada~ Mu
aku hanyalah hamba
kembali, menjadi milik~Mu

~~ummi~~

::Jika Air Mata::

jika air mata dapat mengikis duka
jika air mata dapat mengusir nestapa

jika air mata bisa menghalau kepedihan
jika air mata dapat mengobati kerinduan

jika air mata gambaran duka
jika air mata gambaran lara di hati

jika air mata adalah gejolak kerinduan
apalah artinya derai derai hangat yang menyentuh pipi

biarlah ada bersama sebuah hati
menuangkan segala rasa di diri

dalam percikan segala kerinduan
tertuang di setiap tetes tetes air mata

ku tulis makna rindu, pada hamparan malam
bersama halimun kesunyian yang menyelimuti peraduan

dalam bentangan sutera hati
mengajak gulita berirama pada sebongkah rasa

menyanyikan kidung kidung cinta
melagukan kerinduan menghadang sukma

~~ummi~~

Minggu, 19 Februari 2012

::Ya Nabi salam alaika::

Alam semesta ini senantiasa berzikir kepada~Nya

matahari ...........

bulan ................
bintang .............
bumi ................
partikel ............
sel ...................

terlihat atau tidak
semua berzikir kepadanya

yusabikhulahuu maafissamawati wal ard wahuwal azizul hakiim

bertasbih kepada Allah
apa apa yang ada di langit
dan apa apa yang ada di bumi

Maha perkasa Allah lagi maha bijaksana
inilah zikirnya alam semesta

Nabi Muhammmad SAW pun hamba Allah
yang terjaga zikirnya kepada Allah

hafidhoh fiidhohnihii...........

Allah pelihara ingatan beliau kepada Allah
sehingga setiap langkah
denyut jantung
helaan nafas
selalu Beliau berzikir kepada Allah

Aisyah R.A. berkata "Rasulullah SAW.berzikir kepada Allah setiap kejadian, setiap kesempatan"

ya nabii salam alaikaa,
ya rasul salam, salam alaika
ya habib salam alaika
shalawatullah alaika

kami sayang padamu ya Rasul
kami rindu padamu ya Rasul

biarkan air mata ini mengalir
karena rindu ini menggigit sukma

biarkan air mata ini mengalir
karena rindu ini membuncah pada jiwa

biarkan air mata ini mengalir karena
rindu ini mendiami seluruh raga

berdenyut mengikuti irama denyut jantung
mengalir bersama darah

mengembara diantara syaraf dan otak
biarkan tangis ini meradang karena rinduku kepadamu

biarkan aku memanggilmu
mengingatmu dalam segala benakku

biarkan aku larut bersama cintamu
haruku senantiasa jika mengingatmu

mengalir air mata ini satu satu
cintaku tak sebesar cintamu kepada ummatmu

aku hanya sebutir debu
aku hanya seberkas bayang

aku hanya seonggok hati
aku hanya secuil rasa

yang menanti tetes cintamu
ulurkan jemarimu, genggam dalam balutan kasih dan rindu

ya nabii salam alaika
ya rasul salam, salam alaika
ya habib salam alaika
shalawatullah alaika

ya nabii salam alaika
ya rasul salam, salam alaika
ya habib salam alaika
shalawatullah alaika

anta samsun anta badrun
anta nurun fauqonurii
anta iktsirun wa gholi
anta mistbahun misbahushudzuri
ya habib salam alaika
shalawatullah alaika

ya habibi habibi muhammad
ya arusal khofiqoini
ya muayyad ya mumajjat
ya imaamal kiblaitaini
ya habib salam alaika
shalawatullah alaika

ya habibi ya Muhammad

~~ummi~~

dari ust.Arifin Ilham ,,

::Untukmu yang terkasih di senja ini::

ku kirim gumpalan es dan salju
tuk mendinginkan jiwwa dan ragamu

ku kirim untaian hati penuh kesejukan
tuk menyejukkan lunglai di dirimu

jangan biarkan diri tenggelam dalam ilusi
jangan biarkan diri merana karena seteru hati

biarlah adaku menjadi ada
biarlah adaku menjadi nyata

biarlah cintaku menjadi diri
menghantar ribuan semangat

membalut keinginan untuk menatap
aku hanyalah sosok diri

aku hanyalah segumpal hati
yang luruh dalam kalimatmu

yang hanyut penuh dengan segala kasih
segala cinta, dan ribunan perhatian

jangan biarkan aku membisu
jangan biarkan aku merindu

pada jiwaku yang terlampau lelah
pada jiwaku yang terlanjur jauh meluluh di belantara hatimu

adaku belenggu di hatimu
cintaku menyiksa batinmu

menggores luka di dinding sukmamu
maafkan aku ............

karena ku tak mampu berlari
untukmu ............

lalu..................
apalah dayaku....??

cintamu begitu agung
cintamu begitu putih

pantaskah aku untukmu??
duhai kekasihku........

aku cinta padamu
.....................

~~ummi~~

Kamis, 16 Februari 2012

::Cinta, Rindu & Benci::

cinta menyuarakana asmara
membangun sejuta kisah manis pada lekuk pesona

tak terpendar pesona bidadari jelita
tak tertoreh oleh jelaga noda pada putih suci

mengikat satu ikatan janji setia
pada biduk asmara menyuarakan api cinta

rindu meronce bunga bunga perindu
melambung angan pada kasih tuk bertemu

dalam lautan cinta menggapai asmara
dalam samudera kasih mengarungi bahtera kerinduan

mendiami relung jiwa kala tak jumpa
membebat hati di kala datang mengekang rasa

benci mendera pada selubung kulit ari cinta
manakala hati tertoreh oleh nafas aksara

mengentaskan segala derai derai asmara
nyeri kalbu kasih menikam dada

menghadirkan sejuta prasangka
cinta yang kini tyada lagi ada dalam jiwa

antara cinta, rindu dan benci
berbaur dalam denyut nadi

mengalir mengikuti aliran darah hingga ke jantung
menyebar hingga ke seluruh raga membumbung

bilakah ada cinta mendera kerinduan dan juga
menorehkan kebencian yang menggelinjang

~~ummi~~

::Biarkan Cinta::

bersama langkah malam, ingin ku lukis deretan aksara
wahai imamku, yang memegang kunci hidupku

mewarnai seluruh dunia, mendiami segenap rasa
mengitari bahtera cinta pada sejuta ibadah tak bertepi

biarkan aku bernafas dalam danau cinta
biarkan aku tertidur dalam dalam balutan darah

biarkan aku bernafas diantara nadi nadi cinta
mendiami seluruh raga, dalam sel dan syaraf tubuh

hidup diantara denyut jantung
pada pori pori kehidupan penuh kasih putih

Aku hidup dalam danau cinta
Berdiri diantara tulang rusuk pangeran hati

Pengabdian hidupku tanpa sisa, tanpa jemu
Penuh onak duri, penuh manis madu

Nikmati segala rasa, segala rindu dan syahdu di jiwa
Biarkan hati menerima segala apa adanya

Dan biarkan ribuan do’a doa beriring
Membelah malam bersama hening kecintaan

Menghambur segala cinta pada sang pemilik kesejatian cinta
Ikhlas karena~Nya, mencintaimu karena~Nya
dan di cintai juga karena~Nya

~~ummi~~

::Sekuntum Rindu::

jelaga malam makin menggiring pada kelam
gelisah ini makin menggelisah pada hati

rindu ini bersinar di semua sudut hati
semakin hari semakin merindu kalbu

terpekur di dalam benak menjadi ombak
terdampar pada lautan perasaan yang mendalam

berdendang syair lagu lagu rindu
menghunus rasa, menghunus sukma

ku lukis rasa rindu ini pada awan putih yang berarak
ku pahat gejolak rindu ini pada altokumulus di langit malam

ku tulis hawa rindu ini pada atmosfir cinta di bumi
mengusung segenap rindu di dada pada bentangan cakrawala

terlelap di belantara kerinduan yang terdalam
menggigit jiwa mengusik hati pada galau yang menyingsing

ku kirimkan sekuntum kerinduan hati
lewat bayu yang berhembus, mengikat satu mawar cinta

agar kau rasa sejuk kerinduanku selalu ada
membelai hatimu bersama keharuman kelopak mawar cinta

aku terpekur di antara mega mega cinta
terbagun dengan sejuta senyum bersama semburat jingga sang surya

untukmu belahan jiwa ,,

~~ummi~~

::Selamat Pagi Cinta::

pagi menyapa lembut
menerpa pada hati

seuntai kata cinta di pagi ceria
membawakan kelopak pagi, sekuntum kasih

ku kirim kalimat cinta lewat semilir bayu
agar sejuk cintaku mewarnai hatimu

ku ucap kata sayang lewat kicau burung
agar riang cintaku memenuhi belantara hatimu

ku ungkap kalimat rindu pada hentakan embun
agar dingin meresap ke seluruh poro pori cintamu

ku sungging senyum bersama rekah mentari
agar hangat senyumku melumuri seluruh ragamu

ku ambilkan sebongkah semnagat pada gelegar langit
agar semangatmu selalu membentang di cakrawala bersama cinta

sambut jemari kasihku pada aksara yang mendera kalbu
letakkan pada sahifah pagi yang terhampar pada geliat pagi ini

ada aku di cintamu pagi ini
pada rusukmu yang menyangga ragaku

selamat pagi cinta

~~ummi~~

::Sambut Jemariku::

jangan biarkan aksara menjadi limbung
tak kan ku biarkan katamu menjadi murung

sambutlah jemariku dalam sahifah sahifah biru beludru
rentangkan tangan tuangkan setetes demi setetes tinta emasmu

ku ajak kau menari hingga langit ke tujuh
menghentakkan segala kata pada ujung jemari

berlari lari kecil mengitari perkebunan bunga cinta
menghirup aroma wangi bunga bersama goresan tinta yang tertuang

tersenyumlah pada malam yang penuh kasih
tersenyumlah pada sutera hati yang menyuarakan kejernihan

buang segala nestapa yang bergelayut dalam sukma
hempaskan segala duka yang tercecer pada hati

menepis lara, menggantinya dengan ribuan senyum dari syurga
wajahmu tak pantas untuk mendulang duka

tersenyumlah, karena itu lebih menawan
seindah hati perawan putih yang di titipkan pada eden

tersenyumlah cinta

~~ummi~~

Selasa, 14 Februari 2012

::Dalam Balutan Cinta dan rindu::

senyum mengembang bersama elok mentari
mengirim sekuntum bunga cinta pada hati

... seikat aksara terbaca bersama sukma
memetik dawai cinta di taman seribu bunga

kau hadir dalam palung jiwa
sejenakmengentaskan nestapa

pada elok sinar surya penuh sapa cinta
ku ukir namamu dalam kelopak rindu yang menggema

rindu membebat jiwa
rindu membebat raga

rindu membebat nadi
rindu membebat nurani

jiwa terhempas dalam pusaran waktu
jiwa terdampar pada belantara hatimu

aku nyaris hilang bersamamu
dalam cerita cinta yang tak berkesudahan

kebersamaan yang merindu kalbu
kebersamaan menyentuh cintaku

sentuh pagi pada cakrawala cinta
melukis segala kisah pada awan putih yang berarak

mengarungi lautan asmara
dalam deburan ombak penuh suka cita

genggam erat jemari hatiku
agar tak lepas ku berlabuh bersamau

terbang bersama hingga langit ke tujuh
bersama para bidadari cinta

mendulang segala asa, meletakkan pada segumpal hati
memahat satu kata pada jiwa penuh rindu dan cinta

untukmu yang terkasih dalam rusukmu aku ada
bernafas dalam hembusan atmosfir kasihmu

dalam langkah berbalut kasih dan cinta
dalam perjalanan berbalut rindu menderu

untukmu kekasih hatiku
I LOVE YOU
I MISS YOU

~~ummi~~

::Reinkarnasi Cinta::

dalam tajuk kehidupan yang timbul tenggelam
bertemu di antara selubung glomus kehidupan yang fana

... diriku hadir bersama waktumu
sejenak dalam nafas kehidupan yang kau goreskan

cinta bertemu dalam palung kehidupan
membebat raga pada ikatan ketidak sempurnaan

bilakah hati terpaut dalam debaran jantung
mengikuti irama denyut nadi pada diri

mengalir cinta pada aliran darah kehidupan
hati bersatu pada jiwa, namun tidak menempatkannya pada raga

istana kasih bersemi pada dinding dinding sukma
bertabur bunga bunga asmara pada nurani

membiarkan rasa tak berkesudahan, tak tercampakkan
berkembang dalam bingkai diri, mengkristal sesunyi

sukmaku dan jiwamu bertemu dalam samudera cinta
merangkai untaian kasih pada hati, tidak pada diri

bilakah kehidupan ini berakhir, dan kita terlahir kembali
hadir dalam reinkarnasi cinta putih

mengharap bertemu di padang pertemuan asmara
menenggelamkan segala keraguan dan sejuta nestapa

ada jasadku dan juga ruhku
ada jiwamu dan juga ragamu

bertabur kembang setaman surgaloka
mengharum pada seuntai rasa

menjelma pada Reinkarnasi Cinta

~~ummi~~

Senin, 13 Februari 2012

::Mawarku::

Jangan biarkan rasa,,

jangan biarkan hati menjauh
jika masih asa, cinta tersisa

diri terlanjur berlabuh
dalam mahligai hati yang semakin biru
ku pahat namamu di kedalaman jiwa
melukiskan kerinduan, tanpa asa

ku tahu hatimu mengisyaratkan kasih
walau tak tertumpah dalam lisanmu
ku baca lukisanmu, dalam beranda
ku maknai gurat cintamu dalam sepi

sentuh jemariku dalam bayang
rasakan aliran cintaku masih ada
tak tahu bagaimana, ku harus berkata
setitik rasaku, adamu tanpa sisa

~~ummi~~

::Senandung Cinta::

pagi mengalun bersama semarak kidung cinta
mengantar sejuta langkah penuh pesona

pijar pijar surya menghangat dalam balutan asmara
berbinar pada hati yang menyuarakan lirik sejuta rasa

embun pagi yang tersisa memberi kesejukan pagi
kelopak kelopak bunga merah muda berdendang penuh suka cita

burung burung pagi bernyanyi membawa syair pujangga cinta
mengepakkan sayap sayap kasih pada buana

berteriaklah pagi pada pemiik kasih penuh cinta
menggema pada selubung cakrawala

mengisyaratkan tembang tembang cerita para pujangga
mengalirkan tinta pesona debaran cinta

jangan biarkan fatamorgana membahana
mengitari perkebunan bunga bunga cinta

biarkan mengalir menjadi nyata dan sempurna
tersenyum bersama senandung lagu lagu cinta

~~ummi~~

Sabtu, 11 Februari 2012

::Senja di pelabuhan asmara::

memandang cinta pada semburat jingga cakrawala
menggantung sejuta asa berbalut rasa mendiami relung sukma

hijau telaga cinta di tengah rerimbun belantara asmara
gemuruh kerinduan terlantun pada nyanyian danau hati

gemerincing rintih sukma, menjadi glomus dalam diri
menghirup atmosfir keleluasaan cinta pada asmarandana

bunga bunga bermekaran membawa wangi bunga syurgaloka
menyentuh jemari dalam tarian nurani pada kanvas di bumi

seuntai aksara pada rona jingga langit tak bertepi
CINTA, tertera pada selendang sutera lautan asmara

biarkan hati bersanding mengukir segala indah memori
bersama halimun yang mulai turun pada lembah dan gunung gunung

membawa kesejukan hati, menepis segala kerontang di diri
hadirkan sejuta bahagia, mengembang untaian senyum ketulusan

reranting menari bersama binatang binatang senja
melagukan kidung asmara para pemilik cinta

senja di pelabuhan asmara, membahana pada jiwa
terlukis pada bait bait kehidupan sang pemilik jingga

~~ummi~~

::Biarkan aku menjadi bintang dihatimu::

saat kau diam termangu
pada lindap lembah di hatimu

memandangmu penuh luka
melihatmu penuh duka

menatapmu penuh duri yang menari
terjerembab pada rotasi waktu

berjalan seolah tanpa arah
memaki diri, dan para pendulu

kedukaan meradang hadang dalam langkah
sesal meratap pada terumbu hati yang kian nanar

kau menyentuh cahayaku, walau samar
ku lihat senyummu mengembang

ku tatap rona di wajahmu walau sebersit
ku pandang wajah di hatimu mulai ada

biarkan aku menjadi bintang di hatimu
agar lindapmu menjadi terang pada bintangku

jangan biarkan samar terus menari
jangan biarkan luka dan duka terus menggunang

masih ada satu bintang yang ku petik untukmu
malam ini, dan selamanya biarlah bersemayam

menjadi indah di taman rasa
mengukir segala cerita mayapada

hadir bersama hati
ada bersama langkah

menari bersama bunga cintamu
dalam alunan paduan sutra mimpi

menjelma dalam sebuah elegi
terkenang dalam seribu memori

~~ummi~~

::Mimpi Mumi::

ku lihat wajah yang memumi
hari hari mumi

tatanan mumi
moral memumi

cinta mumi
hasrat mumi

derita mumi
tangis memumi

negeri ini ada di tangan para mumi
ada jasadnya namun tak ada ruhnya

mereka berteriak namun tak bersuara
bermimpi namun tak bermakna

ada jasad yang tak berbuat apa apa, mumi
dalam balutan elastis namun memumi

cerita hidup memumi
buka belenggu mumi

apa mumi?
mumi apa?

salam santun untuk para pemimpin negeri
buka belenggu mumi, agar mimpi rakyat ini tak lagi memumi

~~ummi~~

Kamis, 09 Februari 2012

::Cinta Kepada-Mu::

menggema dalam lubuk sanubari
membentuk segumpal rasa yang tak jua mau sirna

Kau ada membentuk glomus dalam jiwa

yang lekat melekat, sulit untuk di pendar

hadir~Mu gladiator yang mengalahkan sukma
tak terasa aku makin terseret dalam pembuluh cinta~Mu

menggeser segala inginku, menghapus segala jelaga di hatiku
mendekap erat seluruh rasaku, mengajak ku bercumbu pada samudra cinta~Mu

ku bersimpuh di kaki langit~Mu
memanggil~Mu karena besar rasa cintaku tertumpah ruah

ku merindu rindu pada samudra ridho~Mu
yang tak habis dan terkikis oleh jarak dan waktu

lihat air mata ini mengalir menganak sungai
biarkan aku luruh dalam tangis haruku, karena ku mencintai~Mu

aku hanya sebutir debu yang hadir di pelataran senja~Mu
tatap aku, agar ku mampu memujamu dalam ruang waktuku

ajarkan aku mencintai~Mu,
karena tak ada yang terbaik dalam mencintai,
kecuali Engkau mencintai diriMu sendiri

ajarkan aku memuja dan memuji~Mu
karena tak ada yang terbaik dalam memujiMu,
selain engkau memuji diri~Mu sendiri

sentuh hatiku
sentuh sukmaku
sentuh ruhku
sentuh ragaku
sentuh jemariku

ajaklah aku menari seperti kupu kupu
mengarungi lautan kasih~Mu

menggores aksara pada kanvas kanvas perindu
mendulang segala rasa pada nurani dan jati diri

jika aku mencintai~Mu

~~ummi~~

::Bila::

bila debu berserak jatuh ke tanah
bila kerikil kerikil menggores luka di di ujung jemari

bila kaki terserak batu diam
bila kaki terlilit akar akar kehidupan

bila ilalang melukai jari jari lembut tangan
bila darah mengalir dari ujung kelingking karena sayatan kelembutan

bila air mata tertahan karena kejernihan
bila senyum mengembang menikmati perih darah mengalir

bilakah ini sebuah keindahan??
dan inikah keindahan?

bila rindu tercecer terhampar di rerumputan
bila sungging senyum selalu mekar diantara bunga bunga

bila rasa tertinggal di antara belukar belukar hati
bila celoteh tertuang pada pucuk pucuk dedaunan

bila asa terlukis pada bianglala senja
bila harap terpahat pada gumpalan awan putih

bila ingin terlukis pada kanvas kanvas hidup
bila cermin memantul diri kinasti

bilakah mauku menjadi maumu???
bilakah maumu menjadi mauku???

bilakah menjadi bila
jika bila menjadi bila

.....................

~~ummi~~

::Sempurnakan Asa::

pagi menyeruak di antara fajar
menjinjing sapa di balik rona jingga surya

kepak sayap dan kokok ayam bersahutan
kicau nyanyian pagi semarak suara burung

tetes tetes embun menyuarakan kesejukan
membelai lembut sang bayu pada balutan tubuh

ada setitik kerinduan yang masih terlukis pada jingga cakrawala pagi
ada selukis wajah menjelma di setiap panadangan

mengibarkan sejuata asa yang masih terpendam
tertera di balik bukit bukit hijau pegunungan

setapak setapak ku lalui, ku letakkan dalam rinjing pengharapan
pada cawan hati yang semakin lama menjadi glosir kehidupan ini

sesempit apa menjadi longgar
sesulit apa menjadi mudah

semarak pagi mengitari daun daun hati
bersama bunga pagi, mekar di taman nurani

menyempurnakan satu asa
pada sutera jingga pagi ini

~~ummi~~

Senin, 06 Februari 2012

::Sesal::

ma'afkan, bukan aku tak mencintai
ma'afkan, bukan aku tak menyayangi

bukan karena tak ada rasa
bukan karena mati di jiwa

tak terbilang kata ma'af
tak terhitung kata sesal

tak dapat ku berkata
sesak merasuk di jiwa

tak dapat ku ungkapkan
sesal ini bergelayut dalam sukma

sesal di jiwa
sesal di hati

sesal di sukma
menjadi siluet dalam diri

jangan pernah katakan itu
karena itu menyakitiku

sungguh, aku mencintaimu

~~ummi~~

::Zaman ini::

bercerita di atas air
menulis di hamparan pasir

membaca kehidupan yang semakin akhir
termenung bersama cerita hidup yang terus mengalir

duhai malam yang semakin kelam
senja makin temaram

hijau menjadi suram
lelah kian menghujam

ada kumandang adzan namun tak terdengar seruannya
ada rintihan do'a namun tak terdengar permohonan dan pujiannya

ada petuah petuah namun tak ada isinya
apakah ini namanya??

akhir zamankah??
zamankah yang hampir berakhir??

~~ummi~~

::Senja di beranda biru::

Sejauh mata memandang
hamparan hijau persawahan

memetik sebuah dawai alam
nyiur yang melambai menyuarakan kidung kerinduan

hijau hening, bening alam cinta
rona jingga semburat pada pawana

ku tulis sajak rindu pada sukma alam
ku lukis namamu pada bait bait sutera biru

ku hempaskan segala rasa pada hembusan mamiri
agar menerpa pada senyum di hatimu

membisikkan kata rindu pada senja yang hampir temaram
mengecup bunga di hatimu

agar kau rasa hadirku dalam jiwa
di sini, di beranda biru ada kuntum rindu dihatiku

~~ummi~~

::Dalam Balutan Rindu::

rindu ini membebat jiwa
menusuk sukma pada pembuluh

bernafas dalam atmosfir yang mencengkeram hati
mengiris nadi hingga pedih perih

kemana dirimu berlabuh, terpancar seperti cahaya
dalam tenunan sutera putih

di padang tandus berteriak pada gersang
gemeretak tanah menceritakan kerinduanku yang jatuh ke lembah

di mana kerinduan ini bersemayam
pada pemimpin pemimpin negeri katulistiwa kita

negeri yang gemah ripah loh jinawi
toto tentrem kerto raharjo.........

tapi mengapa kemiskinan merajalela?
rintihan kelaparan membahana pada buana

teriakan kedinginan anak anak miskin papa
melesat jeritannya hingga membelah angkasa raya

perempuan teraniaya.....
gelegar nafsu pada singasana wanita

jangan katakan,"aku hanya manusia biasa"
"dan aku bukan manusia setengah dewa"

di mana kalian berada?
di mana kalian bertahta?

pada negeri ini
ku rindu pada putihmu, bukan jelagamu..

~~ummi~~

::Cinta Kepada-Mu::

menggema dalam lubuk sanubari
membentuk segumpal rasa yang tak jua mau sirna

Kau ada membentuk glomus dalam jiwa
yang lekat melekat, sulit untuk di pendar

hadir~Mu gladiator yang mengalahkan sukma
tak terasa aku makin terseret dalam pembuluh cinta~Mu

menggeser segala inginku, menghapus segala jelaga di hatiku
mendekap erat seluruh rasaku, mengajak ku bercumbu pada samudra cinta~Mu

ku bersimpuh di kaki langit~Mu
memanggil~Mu karena besar rasa cintaku tertumpah ruah

ku merindu rindu pada samudra ridho~Mu
yang tak habis dan terkikis oleh jarak dan waktu

lihat air mata ini mengalir menganak sungai
biarkan aku luruh dalam tangis haruku, karena ku mencintai~Mu

aku hanya sebutir debu yang hadir di pelataran senja~Mu
tatap aku, agar ku mampu memujamu dalam ruang waktuku

ajarkan aku mencintai~Mu,
karena tak ada yang terbaik dalam mencintai,
kecuali Engkau mencintai diriMu sendiri

ajarkan aku memuja dan memuji~Mu
karena tak ada yang terbaik dalam memujiMu,
selain engkau memuji diri~Mu sendiri

sentuh hatiku
sentuh sukmaku
sentuh ruhku
sentuh ragaku
sentuh jemariku

ajaklah aku menari seperti kupu kupu
mengarungi lautan kasih~Mu

menggores aksara pada kanvas kanvas perindu
mendulang segala rasa pada nurani dan jati diri

jika aku mencintai~Mu

~~ummi~~

::Remang::

samar menggil rasa
dalam gelitik malam lindap cahaya

temaram dalam pijar pesona
mencarimu di tepian lembah yang makin samar

ku panggil namamu dalam jerit
tapi habis jeritku di telan sunyi lembah dan desir angin

biarkan aku disini
tak kembali dalam sunyi

di lembah ini ingin ku menepi hati

~~ummi~~

::Salam Putih untuk Sang Pemimpin::

salam ta'zim dariku rakyat jelata
mewakili suara angin, suara ombak

suara pasir, suara debu
suara jalanan dan suara kegersangan

ku kirimkan selembar layang putih
pada selendang alam yang terhampar pada mega mega

tertulis di luas cakrawala
membentang antara utara dan selatan

berharap dapat kau baca tiap pagi dan senja
pada cuaca dan atmosfir yang menyelubunginya

salam ta'zim dariku rakyat jelata
salam penuh cinta putih

salam kasih sayang putih
salam perdamaian putih

salam sejahtera putih
salam keadilan putih

salam jajaran kabinet putih
salam pada semua pemimpin putih
salam berbalut kasih putih

biarkan salam ini menari pada langitmu
menyuarakan dendang cinta dan mengharap semua putih

pada hati !
pada lisan!
pada pandangan!
pada pendengaran!
pada rasa!
pada hati!
pada nurani!

untukmu para pemimpin yang putih!!

~~ummi~~

::Serpihan Mutiara::

pecah berkeping
retak gemerincing

pecah bagai kaca
melukai membawa setes darah luka

hati meradang perih
membawa kerinduan yang pecah berkeping

hancur tak berharap
remuk tak bertangis

biarlah sembilu bersama bilur bersatu dalam pecahan hati
menapaki kehidupan yang tak pasti

biarlah malam pecah bersama tangis
mengubur segala cemas dan kerinduan yang terlampau sakit

terlanjur hancur berkeping
terlanjur pecah tanpa cawan

berserak bersama debu dan tanah
biarlah ada dalam luka

dalam pecah dan hancur
aku akan tetap tersenyum

~~ummi~~

Rabu, 01 Februari 2012

::Terlanjur aku mencintai-Mu::

terlanjur aku jatuh cinta kepada~Mu
walau jatuh ku tersungkur hanya satu nama~Mu

... tenggelam dalam kedukaan senyuman
Kau lebih mengerti apa yang ku lamunkan

jarak kita dekat
walau tak nampak terlihat

tak kasap mata dan tak teraba
namun kau ada, tumbuh dalam jiwa

berjuta relung dalam sanubari
ku ingin mengisi dengan kalimat hati

malamku syahdu dengan pujian untuk~Mu
mengalir air mataku satu satu

hati ini terus merindu rindu
menunggu perjumpaan yang tak tentu

Miftakhul jannah, laaillahaa illallah....
laa illaa haillallah Muhammadurrasulullah

kuncinya suarga, Laaillahaa illallah...
Laa illaa haillallah Muhammadurrasulallah....

sebening tatap~Mu
sebening cinta~Mu

membening dalam sukma perindu
bergetar hatiku menyebut nama~Mu

karena ku mencintai~Mu
dalam tatap~Mu yang penuh syahdu

dalam cinta~Mu
menghunus kalbuku

~~ummi~~

::Dalam itu ada::

dalam senyum ada tawa
dalam duka ada nestapa

... dalam bahagia ada gembira
dalam setia ada cinta

dalam cerita ada kisah
dalam gelisah ada resah

dalam mesra ada gairah
dalam emosi ada amarah

meski dalam itu ada
namun tak pernah tahu kedalamannya

sejauh mana dalam itu ada?
dalam ada, jika dalam itu memang ada

~~ummi~~

::Pada secarik kertas, Kau berkata padaku::

Malam merayap pada keheningan
izinkan kalbu menyentuh jiwamu

... dalam remang, biarkan cinta menggoda menjadi candu
hapus air mata di pipimu

lupakan yang telah lalu
ada aku pangeran tampan yang akan menemanimu

ku lukis rasa rindu ini pada dinding dinding kamar
yang semakin mendingin kalbu

Bunga kekasihku.............
lihat aku, lihat pancar di mataku

tersimpan gelora kerinduan di kedalamannya
kau begitu dekat di mataku....

namun kau begitu jauh dalam sentuhku
bukan tak berani menjamahmu.....

karena terlalu besar cinta dan sayangku kepadamu
aku akan menunggu kau menghampiriku

dengan sejuta keikhlasan yang ikhlas
bukan keikhlasan semu atau keterpaksaan hati

Bunga kekasihku.......
wahai tulang rusukku

biarkan aku menjadi sesuatu dalam dirimu
biarkan aku menjadi desah dalam nafasmu

mengubur segala keraguanmu
karena aku sangat sangat mencintaimu

ku ingin malammu menjadi milikku
dan larutlah ke dalam samudra sendu malamku

~~ummi~~